Transparansi Dana, Janji Awal, dan Butuh Realisasi

Kepada Yth. Pihak Lembaga STKS Bandung

Di Bandung

Transparansi Dana, Janji Awal, dan Butuh Realisasi

Konsekuensi dari sebuah penyelenggara negara adalah pertanggungjawaban. Baik dalam tataran formal, informal, dan non formal yang menyangkut urusan dengan orang banyak. Dalam konsteks institusi pendidikan, maka yang menjadi pihak penyelenggara adalah pegawai lembaga yang seharusnya bisa menjadi penanggung jawab atas terciptanya sebuah kehidupan harmonis akademis antara mahasiswa, dosen, dan pegawai.

Kehidupan yang diidamkan ini merupakan salah satu indikator sebuah good governance dari institusi yang dipimpinnya. Pemimpin dalam hal ini adalah semua yang menjadi motor penggerak institusi. Institusi yang dimaksud adalah Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung.

Pada dasarnya untuk mencapai dan menemukan sebuah kehidupan yang baik diperlukan dukungan moril dan materil dari pihak yang dianggap lebih di atas dari mahasiswa. Yaitu Pegawai dan Penyelenggara keuangan tadi. Pengelolaan dana yang berasal dari negara sebaiknya disampaikan kepada pihak yang dikenai kepentingan sebagai penerima jasa layanan. Jasa layanan yang diterima oleh mahasiswa seharusnya sesuai dengan yang diinstruksikan oleh pemegang kekuasaan yang berada di tataran atas.

Aliran dana dari DPR, Kementerian Sosial, dan segala sumber yang menggunakan APBN dan turunannya seharusnya diketahui oleh mahasiswa yang menerima jasa. Berapa anggaran yang datang dan digunakan oleh pihak lembaga untuk memberikan pelayanan kepada mahasiswa. Dasar penggunaan anggaran tersebut seperti yang terdapat dalam Satuan Anggaran yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan. Satuan Anggaran ini tidak semuanya berkaitan dengan mahasiswa, ada yang mengatur dana-dana berkenaan dengan kepegawaian dan lain-lain. Sebaiknya informasi yang berhubungan dengan mahasiswa diberitahukan kepada mahasiswa, tidak disimpan rapat-rapat.

Mahasiswa STKS adalah mahasiswa yang cerdas dan sebaiknya dicerdaskan oleh sikap lembaga yang kooperatif dan membuka semua informasi tentang mahasiswa. Bukankah baik jika kebijakan lembaga tidak mendapat cerita miring di belakang di kalangan grass root mahasiswa. Semoga saja pihak lembaga tidak apatis terhadap hal ini. Dan kami mohon kesediaaan pihak lembaga untuk mengundang mahasiswa dan/atau perwakilannya untuk membahas masalah ini.

Salam Hangat Mahasiswa Cinta STKS Bandung

Categories: Opini Mahasiswa | Tags: , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: